View project Read more
















Senang sekali ternyata cukup banyak yang merespon Angklung 100% Indonesia. Rata- rata ingin menjadikannya kartu pos bahkan ada yang kartu nama. 
Buat saya sama sekali tidak masalah. 
Asalkan...bukan untuk keperluan komersial!
Kalau untuk kartu pos saya mohon cantumkan blog ini sebagai sumbernya. Dan kalau untuk kartu nama, saya kembalikan kebijakannya kepada si pembuat kartu nama. Kalau memungkinkan mencantumkan sumbernya, ya mohon dicantumkan. kalaupun tidak saya masih bisa memahami karena keterbatasan bidang.
Sekali lagi, selama tidak untuk keperluan komersial dipersilahkan menggunakan ilustrasi angklung tersebut.
Oh ya, satu lagi, sedikit berlelah-lelah, saya mohon hasil penggunaan ilustrasi Angklung 100% Indonesia supaya difoto dan dikirimkan ke email saya. Buat dokumentasi saya.

Terima kasih atas perhatiannya dan terima kasih juga sudah mau mengenalkan Indonesia ke dunia luar.


Salam.

0 comments
Berani! Berani mengambil resiko.
Tema tshirt kali ini, sebuah slogan tentang keberanian. 
Keberanian itu tak jauh-jauh dari resiko. Keberanian mengambil resiko.
Salah satu quotes tentang keberanian dari Walt Disney :
'Semua mimpi kita dapat menjadi kenyataan, jika kita punya keberanian untuk mewujudkannya'
Nah, berani mengambil resiko? Maka semua mimpi anda akan terwujud!

Untuk keterangan lebih lengkap bisa dilihat di Joomatha Tees.


























0 comments
T-Shirt ini gabungan antara tema go green dengan quotes (kata-kata bijak).
Menghargai pohon dan 'mengingatkan' kalau pohon itu dikenal karena buahnya.
Jadi jangan sombonglah kalau anda itu sebatang pohon besar karena anda itu bisa dikenal karena buah yang kecil. Bijaksana sekali yaaa... :) 

Untuk keterangan lebih lengkap bisa dilihat di Joomatha Tees.
























0 comments
Seperti yang pernah saya ceritakan di posting sebelumnya tentang Pa Cingkam.
Tokoh rekaan saya ini idenya berasal dari cerita pengantar tidur alm. nenek saya dulu. Beliau bercerita tentang tokoh bernama 'Merek Cingkam', tokoh yang pintar-pintar bodoh. Dengan pekerjaan utamanya 'Perlanja Sira' dan pekerjaan sampingannya serabutan.

Berawal dari tokoh itu kemudian lahirlah Pa Cingkam atau Pak Cingkam. Pernah terbit teratur di tabloid bulanan SORAMIDO.

Profesi Pa Cingkam disini adalah seorang petani. Petani yang lugu dan hobi komentar sana sini.






Gambar di atas, Pa Cingkam yang masih dalam proses sketsa ulang. Belum selesai. 
Ada beberapa bagian yang saya ganti.
Hasil akhirnya nanti akan saya posting kembali.


0 comments